Tantangan Industri Pangan di Era Industri 4.0

Cepatnya perubahan informasi di internet dan didukung perkembangan teknologi yang semakin canggih, memberikan peluang bagi industri pangan dalam pemenuhan keinginan konsumen yang semakin beragam. Gaya hidup masyarakat seperti meningkatnya kesibukan keluarga dalam bekerja mengakibatkan berkurangnya konsumsi makanan yang dimasak sendiri di rumah, meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan dan keamanan pangan, dan meningkatnya penghasilan masyarakat menimbulkan suatu peluang pasar yang harus disikapi dengan baik oleh industri.

“Industri makanan dan minuman sekarang telah bergerak kearah industri 4.0 dengan konsep smart industry dimana semua elemen terkoneksi dengan elektronik. Sehingga service merupakan hal yang paling diutamakan demi memenuhi kebutuhan konsumen,” tutur Marketing Advisor PT TUV NORD Indonesia, Eva Pitterling, dalam seminar bertajuk Food Safety Challenges in The Era of Industry 4.0 yang diselenggarakan di Jakarta, pada Rabu 5 Oktober 2016. Seminar diikuti oleh para profesional di industri pangan, importir dan laboratorium sertifikasi.

Menurut Pengajar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi, perkembangan industri tidak lepas dari sejarah panjang revolusi industri dimana pada abad 18 yang masih menggunakan peralatan mesin sederhana, hingga ditemukannya listrik, dan sampai sekarang berkembang cyber systemFri-29