Fi Asia Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Inovasi Bahan Baku untuk Industri Pangan

Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2026 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-30, pameran bahan baku pangan ini hadir dengan skala lebih besar mengusung tema “Elevating Food Standards for a Healthier, Greener Future”.

Berlangsung pada 16-18 September 2026, Fi Asia menjadi salah satu platform untuk mengeksplorasi perkembangan bahan baku, teknologi, inovasi produk, serta peluang kolaborasi bagi para pelaku industri pangan.

Data dari Kementerian Perindustrian mencatat industri pangan tumbuh 6,77% pada semester I 2026 dan berkontribusi 41,86% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas. Dan untuk memperkuat daya saing sektor pangan, Wakil Menteri Perindustrian RI, H. Faisol Riza, menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi di sepanjang rantai industri. “Fi Asia Indonesia dapat menjadi platform untuk mengakses inovasi bahan baku dan teknologi sekaligus mempertemukan pelaku industri pangan dengan berbagai pemangku kepentingan,” tegas Faisol.

Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman menilai kebutuhan pelaku usaha saat ini tidak hanya berkaitan dengan akses bahan baku, tetapi juga informasi mengenai perkembangan pasar, teknologi, dan peluang bisnis. Pameran ini adalah ruang untuk mempertemukan supplier, manufacturer, researcher, technology provider, dan berbagai stakeholder industri. Diharapkan para pelaku industri pangan memperoleh insight teknologi, mengidentifikasi peluang inovasi, serta membuka potensi kolaborasi untuk pengembangan industri pangan yang lebih inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan di Fi Asia Indonesia 2026.

Direktur South East Asia Food and Agriculture Science & Technology (SEAFAST) Center LRI-FGKH IPB Dr. Puspo Edi Giriwono mengatakan, “Dari sisi akademis, kehadiran Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2026 dapat mendukung proses hasil riset dari para akademisi untuk diterjemahkan menjadi solusi yang aplikatif di industri pangan.”

Selain area pameran, sejumlah special features turut dihadirkan, seperti Innovation Zone & Tour, Sensory Box, Beverage Hub, Halal Coaching, dan A-to-C (Academic to Commercial). Regional Portfolio Director ASEAN, Informa Markets, Rose Chitanuwat, mengatakan, “Tahun ini kami hadir dengan skala yang lebih besar untuk menjawab kebutuhan industri pangan.” Fi Asia Indonesia 2026 menempati 11 halls, menghadirkan lebih dari 700 exhibitors dan lebih dari 10 country pavilions. 

Ada berbagai program seminar yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari inovasi pangan dan kesehatan masyarakat, tren healthy snack, peningkatan dietary fiber pada mi instan, pengembangan wellness products, hingga inovasi pemanis stevia generasi berikutnya.

Jadwalkan kunjungan Anda dan temukan inovasi bahan baku, teknologi, tren, dan calon mitra bisnis dalam Fi Asia Indonesia 2026.  Segera registrasikan kunjungan Anda melalui www.figlobal.com/asia-indonesia. FRI