
Partisipasi Cargill dalam pameran Food Ingredients Asia (Fi Asia) 2026 di Jakarta menekankan penggabungan wawasan konsumen, pengetahuan bahan pangan, dan keahlian aplikasi untuk membantu produsen pangan menciptakan produk yang relevan dengan tren pasar.
Berdasarkan temuan studi yang dilakukan, Cargill menghadirkan empat pilar solusi utama bagi industri pangan di Indonesia.
Pertama, solusi pemanis berbasis stevia dan Sweetmix™️ dihadirkan untuk merespons tren formulasi rendah gula. Solusi ini membantu produsen mengurangi kadar gula pada produk minuman dan olahan susu tanpa mengorbankan profil rasa, body, dan mouthfeel. Kedua, pemanfaatan pati pangan termodifikasi untuk mengoptimalkan tekstur, kelembutan, kerenyahan, serta fungsi pengentalan dan emulsifikasi pada kategori roti, biskuit, keju, dan saus.
Ketiga, penguatan cita rasa dan karakteristik sensori melalui portofolio kakao dan cokelat. Didukung oleh fasilitas pengolahan di Gresik dan Cocoa Development Centre, Cargill memanfaatkan preferensi tinggi konsumen lokal terhadap kakao asal Indonesia untuk produk kembang gula, biskuit, dan olahan susu.
Keempat, penyediaan solusi lemak dan minyak nabati—seperti minyak sawit, kedelai, bunga matahari, dan kelapa—guna membentuk struktur dan mouthfeel pada makanan siap saji serta camilan gurih. Seluruh solusi ini didukung oleh jaringan rantai pasok kawasan serta pusat riset Lipid R&D Center di Malaysia dan Food Innovation Center di Singapura. FRI
.jpg)
