Low Sugar Non-Dairy Creamer (NDC) untuk Formulasi Minuman Lebih Menyehatkan dan Tetap Creamy

Isu pengurangan gula (sugar reduction) serta regulasi kadar gula, garam, dan lemak (GGL) kini menjadi perhatian utama produsen minuman. Namun, memangkas gula sering kali mengorbankan tekstur dan kekentalan (creaminess/mouthfeel), terutama pada aplikasi kopi dan minuman berbasis susu.

Penggunaan Low Sugar Non-Dairy Creamer (NDC) hadir untuk menjembatani tantangan tersebut. Penggunaan Low Sugar Non-Dairy Creamer (NDC) hadir untuk menjembatani tantangan tersebut. Melalui modifikasi bahan baku yang dilakukan, krimer ini mampu menekan kadar gula total hingga 4,8% sehingga memenuhi kriteria low sugar BPOM (<5%). Dalam aplikasi kopi 3-in-1, penggunaan krimer low sugar ini dapat menurunkan kadar gula total sebesar 87,5% per 100 gram produk.

Menurut B2B Sales Manager PT Santos Premium Krimer, Niko Ningsus Songko, keberhasilan reformulasi krimer rendah gula ini tetap memprioritaskan kualitas rasa yang diminati konsumen.

"Jika kita berbicara tentang krimer rendah gula kami, kami dapat mengurangi tingkat gula hingga 87,5%," tutur Niko dalam Seminar bertajuk ‘Low Sugar, Still Creamy?: Bridging the Gap Between Indulgence and Low-Sugar Innovation’ yang berlangsung di area pameran Internasional Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada 16 -18 September 2026 lalu.

Pameran  tersebut menjadi salah satu platform untuk mengeksplorasi perkembangan bahan baku, teknologi, inovasi produk, serta peluang kolaborasi bagi para pelaku industri pangan.

Saat krimer ini diaplikasikan pada sajian kopi 3-in-1 dan dilarutkan dalam 100 ml air, kadar gula akhir dalam minuman dapat ditekan hingga hanya 0,45%. Meskipun penurunan gula ini sangat signifikan, formulasi krimer tetap mempertahankan kadar lemak minimal untuk menjaga rasa gurih dan body minuman.

"Ketika kami membuatnya menjadi formulasi kopi instan 3-in-1, kandungan gula akhir setelah dilarutkan dalam 100 ml air adalah 0,45%. Secara kadar gula seharusnya bisa mendapat Grade A, tetapi ketika kita melihat kandungan natrium dan lemak totalnya, di mana lemak merupakan salah satu faktor utama penentu kualitas dan rasa pada krimmer, kami tidak bisa menurunkannya lebih rendah dari 29–30%. Jadi tingkat Nutri-Level yang kami dapatkan adalah Grade B," ungkap Niko.

Pada akhirnya, formulasi ini menawarkan jalan tengah yang ideal bagi produsen F&B. Dengan mengaplikasikan krimer NDC rendah gula ini, industri F&B dapat memproduksi varian minuman yang lebih menyehatkan dan sesuai regulasi tanpa harus mengorbankan tekstur creamy yang disukai pasar. Fri-35